Kementerian Kesehatan kini menyediakan layanan emergency medik nomor 119 yang dapat diakses (dihubungi) melalui telepon selular ataupun telepon rumah dan bebas biaya. Layanan emergency medik 119 merupakan integrasi antara National Command Center (NCC) atau Pusat Komando Nasional yang berada di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, dengan Public Safety Center (PSC) yang berada di Kabupaten/Kota.

“Masyarakat dapat melaporkan kejadian gawat darurat yang membutuhkan pertolongan medis, misalnya apabila terdapat kecelakaan”, tutur Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, dr. Bambang Wibowo, Sp.OG (K), MARS, saat diwawancarai media usai pembukaan Pertemuan Sosialisasi Kesehatan untuk Mencegah Faktor Risiko Kecelakaan Saat Mudik Lebaran 2016/1437 H, di Kantor Kemenkes RI di kawasan Kuningan Timur, Jakarta Selatan (8/6).

" />
Dinas Kesehatan Kota Palembang
   MARI TINGKATKAN ASUPAN GIZI SEIMBANG UNTUK MENCEGAH MASALAH GIZI DAN KESEHATAN   SAATNYA BERAKSI "CERDIK" : CEK KESEHATAN SECARA RUTIN, ENYAHKAN ASAP ROKOK, RAJIN AKTIVITAS FISIK, DIET SEIMBANG, ISTIRAHAT CUKUP, KELOLA STRESS   MARI BERSAMA SUKSESKAN "GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS)" DAN "KELUARGA SEHAT"  
Bahasa
Bahasa Inggris
Bahasa Indonesia
 
Telepon Penting
Kebakaran113, 312011
Ambulans118
Polisi110
SAR355111
RSMH354088
 
Jajak Pendapat
Bagaimana pendapat anda tentang pelayanan Puskesmas di kota Palembang saat ini ?
Baik
Cukup
Kurang Baik
 
 
Pengunjung
Tahun ini2117
Bulan ini2117
Hari ini83
Online1
301438
Sejak : 03/11/2009
 

Kementerian Kesehatan

Pemerintah Kota Palembang

Republik Indonesia

Kementerian Komunikasi & Informatika RI

Kementerian Dalam Negeri RI

Bappenas Republik Indonesia

Visit Indonesia

Provinsi Sumatera Selatan

Beranda > Berita > Dinas Kesehatan

Kejadian Gawat Darurat Medik, Laporkan ke 119

10/06/2016 09:00:50 WIBOleh : Admin Dinas Kesehatan

Kementerian Kesehatan kini menyediakan layanan emergency medik nomor 119 yang dapat diakses (dihubungi) melalui telepon selular ataupun telepon rumah dan bebas biaya. Layanan emergency medik 119 merupakan integrasi antara National Command Center (NCC) atau Pusat Komando Nasional yang berada di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, dengan Public Safety Center (PSC) yang berada di Kabupaten/Kota.

“Masyarakat dapat melaporkan kejadian gawat darurat yang membutuhkan pertolongan medis, misalnya apabila terdapat kecelakaan”, tutur Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, dr. Bambang Wibowo, Sp.OG (K), MARS, saat diwawancarai media usai pembukaan Pertemuan Sosialisasi Kesehatan untuk Mencegah Faktor Risiko Kecelakaan Saat Mudik Lebaran 2016/1437 H, di Kantor Kemenkes RI di kawasan Kuningan Timur, Jakarta Selatan (8/6).

Sebagai tahap awal, sistem penanggulangan gawat darurat terpadu (SPGDT) melalui nomor layanan emergency 119 akan difungsikan di 27 lokasi di Indonesia, yaitu: 1) Aceh; 2) Medan, Sumatera Utara; 3) Kab. Bangka; 4) Kota Bandung; 5) Kota Yogyakarta; 6) Kota Solo; 7) Kab. Wonosobo; 8) Kab. Boyolali; 9) Kab. Tulung Agung; 10) Kota Mataram; 11) DKI Jakarta; 12) Kab. Bangtaeng, Manado; 13) Kab. Tangerang; 14) Kota Palembang, Sumatera Selatan; 15) Kabupaten Bekasi; 16) Kota Bekasi; 17) Kota Makasar; 18) RSUP Kandau Manado; 19) Kota Tangerang Selatan; 20) Kab. Sragen; 21) Kab. Kendal; 22) Kab. Cirebon; 23) Kab. Tuban; 24) Kab. Trenggalek; 25) Kota Denpasar; 26) BPBD Proinsi Bali; dan 27) Kab. Badung Bali. Rencananaya, layanan ini akan segera diluncurkan pada Juli mendatang.

Alur pelayanan dalam SPGDT dimulai saat NCC menerima panggilan dari masyarakat di seluruh Indonesia selama 24 jam. Telepon yang bersifat gawat darurat akan diteruskan/dispatch ke PSC Kabupaten/Kota yang selanjutnya akan menangani sekaligus menindaklanjuti laporan gawat darurat yang dibutuhkan. Sedangkan telepon yang bersifat pertanyaan atau kebutuhan informasi kesehatan lainnya dan pengaduan kesehatan akan diteruskan/dispatch ke nomor Halo Kemkes (1500-567).

PSC yang berada di Kabupaten/Kota akan menindaklanjuti telepon terusan dari NCC meliputi penanganan kegawatdaruratan dengan menggunakan protokol penanganan kegawatdaruratan, kebutuhan informasi tempat tidur, informasi fasilitas kesehatan terdekat, dan informasi ambulans. PSC berjejaring dengan fasilitas pelayanan kesehatan terdekat dengan lokasi kejadian untuk mobilisasi ataupun merujuk pasien guna mendapatkan penanganan gawat darurat (tergantung kondisi pasien). PSC dapat dilaksanakan secara bersama-sama dengan unit teknis lainnya di luar bidang kesehatan seperti kepolisian dan pemadam kebakaran tergantung kekhususan dan kebutuhan daerah.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline (kode lokal) 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id atau dapat juga menghubungi Posko Mudik Sehat melalui nomor (021) 42877587, (021) 4215573.

sumber : http://sehatnegeriku.com/kejadian-gawat-darurat-medik-laporkan-ke-119/

Share

Berita Lainnya

Komentar
Kirim Komentar
Nama:
E-Mail:
Komentar:
   
Masukan kode pada gambar di atas:
  
Komentar terbaru (Belum ada komentar yang masuk)
Waktu Palembang
 
Jadwal Sholat
Palembang
Imsak04:30 WIB
Subuh04:40 WIB
Syuruq06:01 WIB
Dzuhur12:11 WIB
Ashar15:36 WIB
Maghrib18:20 WIB
Isya19:33 WIB
2°59'LS, 104°47'BT
Ketinggian : 10 m
Arah kiblat : 65°27' (U-B)
 
Kalender
JANUARI 2018
S S R K J S M
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31        
             
 

KTR

Republik Indonesia   Visit Indonesia   Bappenas Republik Indonesia   Kementerian Komunikasi & Informatika RI   Provinsi Sumatera Selatan   Pemerintah Kota Palembang  

© 2006 - 2009 Pemerintah Kota Palembang